Mengikuti pameran adalah investasi yang tidak kecil: biaya sewa space, produksi booth, tim jaga, hingga materi promosi. Dari semua itu, booth adalah elemen yang paling pertama dilihat pengunjung. Booth yang menarik membuat orang berhenti dan masuk, sedangkan booth yang biasa saja mudah terlewat di antara ratusan peserta lain.
Karena itu, memilih kontraktor booth tidak bisa asal. Berikut tujuh hal yang sebaiknya Anda perhatikan.
1. Lihat portofolio proyek nyata
Minta contoh booth yang pernah dikerjakan, bukan hanya desain 3D. Foto hasil jadi di lokasi pameran menunjukkan kemampuan produksi yang sebenarnya: kerapian finishing, kualitas material, dan pencahayaan. Anda bisa melihat contoh hasil kerja Kami di halaman Projects.
2. Pastikan mereka mengerjakan desain sekaligus produksi
Kontraktor yang menangani desain hingga produksi sendiri biasanya lebih mudah dikoordinasikan. Perubahan desain bisa langsung disesuaikan dengan kemungkinan produksi, sehingga tidak ada kejutan di hari pemasangan.
3. Tanyakan pilihan sistem: beli atau sewa
Tidak semua booth harus dibuat permanen. Jika Anda rutin ikut pameran, booth custom yang bisa dibongkar pasang dan dipakai ulang bisa lebih hemat. Jika hanya sekali, sistem sewa sering menjadi pilihan yang lebih efisien. Kontraktor yang baik akan menawarkan opsi sesuai kebutuhan, bukan sekadar menjual yang paling mahal.
4. Minta rincian penawaran yang jelas
Penawaran yang baik merinci komponen utama, seperti:
- Konstruksi dan material (rangka, panel, lantai/karpet)
- Grafis dan branding (cetak, huruf timbul, neon box)
- Kelistrikan dan pencahayaan
- Furnitur dan perlengkapan (meja, kursi, display, TV)
- Transportasi, pemasangan, dan pembongkaran
Dengan rincian ini, Anda mudah membandingkan penawaran dan menyesuaikan budget tanpa mengorbankan bagian yang penting.
5. Cek pemahaman mereka terhadap aturan venue
Setiap venue dan penyelenggara pameran punya aturan teknis: batas tinggi booth, ketentuan listrik, jadwal loading dan dismantling, hingga dokumen yang harus diserahkan. Kontraktor berpengalaman sudah terbiasa mengurus hal-hal ini sehingga Anda tidak perlu repot.
6. Perhatikan komitmen waktu
Booth yang belum selesai saat pameran dibuka adalah mimpi buruk setiap brand. Tanyakan jadwal kerja yang jelas: kapan desain final, kapan produksi dimulai, dan kapan instalasi di lokasi. Kontraktor yang memiliki workshop sendiri umumnya lebih bisa mengontrol jadwal produksi.
7. Pilih yang mudah diajak berkomunikasi
Selama proses, pasti ada revisi dan pertanyaan. Pilih kontraktor yang responsif, memberikan update progres, dan punya penanggung jawab lapangan (supervisor) saat pemasangan.
Booth yang baik bukan hanya soal tampilan, tetapi juga soal proses yang rapi dari konsultasi hingga pembongkaran.
Konsultasi dengan GASINDO Production
GASINDO Production menangani pembuatan booth spesial dari konsultasi, desain, produksi, hingga instalasi di lokasi, dengan pilihan sistem beli maupun sewa bongkar pasang. Silakan hubungi Kami untuk konsultasi gratis mengenai booth pameran Anda berikutnya.
